Pamukkale Cotton Castle Water {Pool|Swimming pool|Pool area}
Wisata Pamukkale {Cotton|Natural cotton|100 % cotton} Castle Water Pool
RiauMagz. com - Pamukkale {terletak|berada} ke bagian tengah selatan wilayah Aegean Turki, {sekitar|sekeliling} 19 km ke kota Denizli dan sekitar 2, 5 jam perjalanan {dari|dri|untuk} kota resor Kusadasi. Tepatnya di desa Menderes Loire yang berada dalam perbatasan Caria, Lycia dan Frigia yang berpopulasi campuran. {Lokasi|Posisi} yang unik ini {terletak|berada} di kawasan yang menghadap Curuksu Valley, dikenal {sebagai|menjadi|seperti} Lycos di zaman {kuno|primitif}. Hal ini pada ketinggian 360 m dari permukaan laut dan 70 {m|meters|mirielle}. di atas lembah Lycos.
Pamukkale
Pamukkale merupakan {aliran|haluan} air yang mengandung kalsium oksida mengalir dari lereng selatan Gunung Cal {membawa|menarik} kandungan dari dataran {tinggi|banyak|gede} pembentuk travertines putih {yang|yg} terletak di sebelah utara kawasan ini selama ribuan tahun.
Kolam-kolam air (water pools) yang indah {ini|terkait|di sini.} merupakan salah satu keajaiban alam yang tak tertandingi di Turki dengan {teras|asas} kaskade stalaktit yang terbuat dari kalsium berwarna putih salju dan dikenal {sebagai|menjadi|seperti} 8 keajaiban Dunia {oleh|dengan} orang-orang Turki. Pamukkale {dan|serta|lalu} Hierapolis keduanya diakui {sebagai|menjadi|seperti} Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1988 {dan|serta|lalu} menjadi resor wisata {yang|yg} ideal. Pamukkale berarti "Cotton Castle" (Kastil Halus/Lembut) {tapi|namun|akan tetapi} punya banyak nama berbeda-beda di masa lalu. Kolam berteras putih ini {sangat|sungguh-sungguh|amat} terkenal dengan keindahan memikat dari formasi geologi {yang|yg} unik dan juga {dengan|oleh|melalui} peninggalan sejarah.
Teras-teras {seperti|misalnya|contohnya} kapas putih merupakan kandungan mineral yang berasal {dari|dri|untuk} mata air vulkanik {yang|yg} kaya kalsium dari Gunung Cal sejak beribu {tahun|1 tahun} lalu. Air mengalir ke bagian bawah travertine {dan|serta|lalu} mengisinya dengan air {sehingga|hingga} membentuk kolam renang (swimming pool) di mana {Anda|Kamu|Kita} dapat memiliki kesempatan {untuk|tuk|buat} berenang bagai di kolam air (water pools) Romawi kuno.
Untuk menjaga teras-teras putih travertine tersebut {dan|serta|lalu} untuk mencegah menghancurkan {serta|dan|juga} kerusakannya, pada tahun {1997|97} pemerintah melarang pengunjung {untuk|tuk|buat} berjalan di atas {teras|asas} air dan hanya {diperbolehkan|dibolehkan} untuk mencapai teras {lokasi|posisi} tertentu secara periodik {sesuai|pantas} dengan jadwal penyiraman mingguan. Tetapi di bagian selatan dari travertine tersebut {pengunjung|kunjungan} bebas berjalan di {atas|arah} teras dengan kaki telanjang.
Kota Kuno Hierapolis
Kota kuno Hierapolis terletak {di|pada|dalam} atas teras putih Pamukkale dan dengan panjang {sekitar|sekeliling} 2700 meter dan {tinggi|banyak|gede} 160m yang telah {berumur|tua|uzur} 14. 000 tahun. Kota ini pun dapat {dilihat|disimpulkan} dari bukit-bukit di seberang lembah.
Denizli
Meskipun Denizli tidak berada dekat pantai sedangkan Denizli memiliki {arti|artiese} "sebuah wilayah di laut". Nama yang mengacu {pada|dalam|di} kelimpahan sumber air bawah tanah. Denizli adalah industri yang berkembang pesat (terutama tekstil) dan kota wisata dengan berbagai keindahan.
{Menjadi|Jadi|Akhirnya menjadi} daerah yang subur, kota ini selalu menjadi {pusat|induk|jantung} buaian peradaban yang {berhasil|berjaya} satu sama lain {antara|masa} daerah Luvians, Phrygia, Persia, Yunani dan Romawi {yang|yg} dihitung sebagai peradaban {awal|depan|pokok}, termasuk Bizantium, Seljuk {dan|serta|lalu} Ottoman.
Situs populer Denizli di sekitar lokasi Kolam berteras putih tersebut {di atas|tadinya} juga merupakan lokasi sumber air panas alam {yang|yg} harus dilihat dan {unik|exklusiv|speciell} di dunia dengan tapak jalan kapur berwarna putih. Situs kuno yang {juga|pun|jua} berada di sekitar Denizli adalah Laodikia, Tripolis, Hierapolis, Kolose, Eumania, Heraklia Salbace, Tabae, Dionysopolis, Kuil Apollon Lermenos, Sebatopolis, Anava, Trapezopolis, Attuda, dan Apollonia Salbace.
Legenda Pamukkale Cotton {Castle|Fortress|Fort} Water Pool
Ada {seorang|adalah} gadis muda yang {belum|kaga} menikah dan jelek. {Tidak|Bukan|Gak} ada satu orang {pun|juga} ingin menikahinya, ia {kemudian|lalu} memutuskan untuk bunuh {diri|sendiri} dengan melemparkan dirinya ke travertine dan jatuh ke kolam renang alami {tapi|namun|akan tetapi} tidak mati. Bahkan air di kolam renang alami ini merubah dia {menjadi|jadi|akhirnya menjadi} seorang gadis yang {sangat|sungguh-sungguh|amat} cantik yang memiliki daya tarik. Penguasa Denizli {saat|ketika|sewaktu} terpikat kepadanya ketika {dia|rato|vida} lewat. Pada saat {itu|tersebut}, penguasa tersebut jatuh {cinta|faja|pelĂcula} dengan gadis muda {dan|serta|lalu} cantik yang berubah {dari|dri|untuk} jelek karena mandi {di|pada|dalam} kolam berteras tersebut, {dan|serta|lalu} kemudian mereka segera menikah.
Jadi, selain efek menyembuhkan dari air kolam {tersebut|ini} yang kaya mengandung kalsium dan mineral lainnya, {orang|jamaah} juga percaya pada {kekuatan|dampak} mempercantik manusia. Sehingga {lokasi|posisi} ini ramai dikunjungi {orang|jamaah} untuk perawatan tubuh {dan|serta|lalu} mempercantik diri sejak zaman kuno. Jadi alasan wisata ke Turki menjadi {tempat|lingkungan|area} yang menarik tidak {hanya|sebatas|semata-mata} travertine alam, tetapi {juga|pun|jua} air penyembuhannya dan kota-kota tua.
Air mineral Pamukkale membantu memulihkan tekanan darah tinggi, batu ginjal, {stroke|heart stroke|cerebrovascular accident}, rematik, penyakit kelelahan, {mata|matorral|matojo} dan kulit saraf {dan|serta|lalu} fisik, masalah peredaran darah, penyakit pencernaan, gangguan gizi dan gangguan kronis. Pamukkale menjadi resor spa terbuka sepanjang hari dan {pusat|induk|jantung} kultus paganisme di zaman kuno.